sebagai media informasi kepada seluruh pihak yang terkait dengan SDIT GIT Permata Ummi
Terbentuknya Kepribadian Muslim Yang Kaffah, Beraqidah Lurus, Menjalankan Ibadah Dengan Benar, Berakhlak Kokoh, dan BermanfaatBagi Orang Lain
Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Didiklah anak sesuai dengan zamannya, demikian nasehat yang diberikan oleh Sahabat Rasulullah Ali Bin Abi Thalib Ra. Atas dasar itulah kami harus mempersiapkan generasi ini agar mampu bertahan bahkan mampu memimpin di Era mereka nanti. Namun, kita juga harus menyadari bahwa setiap manusia diciptakan Allah SWT dengan keunikannya masing-masing, bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang harus kita gali dan asah, agar mereka dapat bersinar menjadi “Khairu Ummah” umat terbaik yang akan menghidupkan kembali kejayaan peradaban Islam di dunia yang mungkin kita sebagai orang tua atau pendidik mereka sudah tidak ada lagi.
Layaknya anak panah yang harus kita lepas dari busurnya, pendidikan yang kita berikan harus seoptimal mungkin bisa melesatkan mereka tepat pada sasaran yaitu terbentuknya kepribadian muslim yang kaffah, beraqidah lurus, menjalankan ibadah dengan benar, berkahlak kokoh, dan bermanfaat bagi orang lain. Demikianlah tekad kami sebagai pendidik di SDIT GIS Permata Ummi, mendidik mereka setulus hati, hanya mengharapkan keridhaan Allah Azza wa Jalla.
Salah satu hal yang paling membuat bingung para orangtua adalah ketika memilih sekolah untuk buah hati tercinta. Tentunya Anda ingin si kecil bersekolah di tempat yang berkualitas, dengan pengajar yang baik, kurikulum mumpuni serta nilai agama Islam yang kental. Pilihan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) kini semakin diminati.
Nadiem Makarim menghapus Ujian Nasional ramai dibicarakan. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Finlandia, negara dengan pendidikan terbaik.
Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan meminta seluruh guru meningkatkan profesionalitas seiring perubahan ujian nasional (UN).
Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 lebih banyak memberikan pilihan kepada para calon siswa. Selain mendaftar lewat jalur zonasi, calon peserta didik bisa mengikuti jalur lain.